Bis Gardena
Dari Bandung ke Jakarta memang banyak pilihan sarana transportasi. Bis, kereta api berbagai kelas, atau travel. Bis antar kota tampaknya masih merupakan pilihan utama para penumpang karena setiap saat selalu tersedia tanpa jadwal yang bisa bikin stress seperti kerata api, selain lebih murah naik bis sekarang juga lebih cepat sampai Jakarta karena melewati tol baru Cipularang tea.
Kalo kita ke terminal Leuwipanjang di Bandung, jarang kita lihat penumpang kekurangan bis kecuali hari-hari setelah liburan. Bis-bis malah kepayahan mencari penumpang, nambah jam ngetem sampai maksa calon penumpang via jasa calo yang tingkahnya menyebalkan itu.
Anehnya, alih-alih meningkatkan kemampuan kompetisi diantara sesama bis, kelakuan banyak bis malah kontra sama kepuasan pelanggan. Bis Gardena misalnya. Bis yang saya tumpangi ini adalah bis patas AS, dengan karcis 40 ribu rupiah per seat. Tapi dengan harga semahal itu --dua kali lipat dari patas ekonomi-- pelayanannya sungguh sangat mengecewakan. Awak bis sengaja tidak menyalakan AC untuk menghemat solar, padahal udara dalam bis cukup panas. Lebih nyebelin lagi, waktu penumpang komplain, awak bis dengan santai mengatakan AC tak dinyalakan karena kalo malam suka kedinginan..
Weleh-weleh.. orang lagi kegerahan kok dibilang kedinginan sih..
Ajaib..
Yang lebih bingung lagi.. penumpang gak tahu mesti bagaimana selain pasrah saja... mau lapor sama siapa ya?
Buset deh...
Kalo kita ke terminal Leuwipanjang di Bandung, jarang kita lihat penumpang kekurangan bis kecuali hari-hari setelah liburan. Bis-bis malah kepayahan mencari penumpang, nambah jam ngetem sampai maksa calon penumpang via jasa calo yang tingkahnya menyebalkan itu.
Anehnya, alih-alih meningkatkan kemampuan kompetisi diantara sesama bis, kelakuan banyak bis malah kontra sama kepuasan pelanggan. Bis Gardena misalnya. Bis yang saya tumpangi ini adalah bis patas AS, dengan karcis 40 ribu rupiah per seat. Tapi dengan harga semahal itu --dua kali lipat dari patas ekonomi-- pelayanannya sungguh sangat mengecewakan. Awak bis sengaja tidak menyalakan AC untuk menghemat solar, padahal udara dalam bis cukup panas. Lebih nyebelin lagi, waktu penumpang komplain, awak bis dengan santai mengatakan AC tak dinyalakan karena kalo malam suka kedinginan..
Weleh-weleh.. orang lagi kegerahan kok dibilang kedinginan sih..
Ajaib..
Yang lebih bingung lagi.. penumpang gak tahu mesti bagaimana selain pasrah saja... mau lapor sama siapa ya?
Buset deh...
